Wednesday, August 28, 2019

Konsep Pengembangan Kurikulum


     Pengembangan kurikulum adalah proses perencanaan dan penyusunan kurikulum oleh pengembang kurikulum dan kegiatan yang dilakukan agar kurikulum yang dihasilkan dapat menjadi bahan ajar dan acuan yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. 

     Menurut Audrey Nicholls dan Howard Nichools (dalam Hamalik, 2008) pengembangan kurikulum (curriculum development) adalah the planning of learning opportunities intended to bring about certain desered in pupils, and assesment of the extent to wich these changes have taken plece. Rumusan ini menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum adalah perencanaan kesempatan-kesempatan belajar yang dimaksudkan untuk membawa siswa ke arah perubahan-perubahan tertentu yang diharapkan. Sedangkan yang dimaksud dengan kesempatan belajar (learning opportunity) adalah hubungan yang telah direncanakan dan terkontrol antara para siswa, guru, bahan, peralatan, dan lingkungan tempat siswa belajar yang diinginkan diharapkan terjadi.
Dalam pengertian di atas, sesungguhnya pengambangan kurikulum adalah proses siklus, yang tidak pernah berakhir. Proses tersebut terdiri dari empat unsur yakni (Hamalik, 2008):
1.    Tujuan: mempelajari dan menggambarkan semua sumber pengetahuan dan pertimbangan tentang tujuan-tujuan pengajaran, baik yang berkenaan dengan mata pelajaran (subject course) maupun kurikulum secara menyeluruh.
2.     Metode dan material: mengembangkan dan mencoba menggunakan metode-metode dan material sekolah untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut yang serasi menurut pertimbangan guru.
3.  Penilaian (assesment): menilai keberhasilan pekerjaan yang telah dikembangkan itu dalam hubungannya dengan tujuan, dan mengembangkan tujuan-tujuan baru.
4.  Balikan (feedback): umpan balik dari semua pengalaman yang telah diperoleh yang pada gilirannya menjadi titik tolak bagi studi selanjutnya.
Pengembangan kurikulum merupakan inti dalam penyelenggaraan pendidikan, dan oleh karenanya pengembangan dan pelaksanaannya harus berdasarkan pada asas-asas pembangunan secara makro. Sistem pengembangan kurikulum harus berdasarkan asas sebagai berikut (Hamalik, 2008):
1.   Kurikulum dan teknologi pendidikan berdasarkan pada asas keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2.    Kurikulum dan teknologi pendidikan berdasarkan dan diarahkan pada asas demokrasi pancasila.
3.   Pengembangan kurikulum dan teknologi pendidikan berdasarkan dan diarahkan pada asas keadilan dan pemerataan pendidikan.
4.  Pengembangan kurikulum dan teknologi pendidikan dilandasi dan diarahkan berdasarkan asas keseimbangan, keserasian, dan keterpaduan.
5.  Pengembangan kurikulum dan teknologi pendidikan dilandasi dan diarahkan berdasarkan asas hukum yang berlaku.
6.  Pengembangan kurikulum dan teknologi pendidikan dilandasi dan diarahkan berdasarkan asas kemandirian dan pembentukan manusia mandiri.
7.  Pengembangan kurikulum dan teknologi pendidikan dilandasi dan diarahkan berdasarkan asas nilai-nilai kejuangan bangsa.
8.  Pengembangan kurikulum dan teknologi pendidikan dilandasi dan diarahkan berdasarkan asas pemanfaatan, pengembangan, penciptaan ilmu pengetahuan, dan teknologi.

Berdasarkan dari pengembangan kurikulum, diharapkan dapat membentuk beberapa hal berikut ini:

 



  Terdapat beberapa pertanyaan yang dapat diajukan berdasarkan uraian di atas:
1.      Bagaimana pengaruh asas-asas tersebut dalam pengembangan kurikulum? Bagaimana jika dalam mengembangkan kurikulum kurang memperhatikan salah satu asas?
2.      Pengembangan kurikulum dan teknologi pendidikan berdasarkan dan diarahkan pada asas keadilan dan pemerataan pendidikan. Apakah asas tersebut telah tercakup dan diaplikasikan pada kurikulum 2013 dengan baik?

12 comments:

  1. Sangat mempengaruhi dalam pengembangan kurikulum asas-asas karena berdasarkan asas itulah kurikulum didesain dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Jika salah satu asas tidak terpenuhi maka oengembanpen kurikulum tidak akan berjalan baik. Belum semuanya teraplikasikan dengan baik pada kurikulum 2013 dikarenakan siswa masih belum dapat beradaptasi dengan baik pada kurikulum 2013 ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebelumnya terimakasih atas jawabannya.
      asas-asas pembangunan dalam pengembangan kurikulum belum teraplikasi dengan baik sepertinya selain disebabkan karena siswa yang masih belum dapat beradaptasi dengan baik pada kurikulum 2013, namun karena kurangnya pemerataan sarana dan prasarana sekolah (pemerataan pendidikan).

      Delete
  2. bagaimana implementasi asas-asas dari pengembangan kurikulum dapat dilakukan sesuai dengan pengembangan kurikulum nasional?

    ReplyDelete
    Replies
    1. asas-asas pembangunan dijadikan pertimbangan dalam pengembangan kurikulum. Pengembangan kurikulum merupakan inti dalam penyelenggaraan pendidikan, dan oleh karenanya pengembangan dan pelaksanaannya harus berdasarkan pada asas-asas pembangunan secara makro. implementasi asas-asas sudah rancang pada berbagai bidang. Namun, untuk pengembangan kurikulum dan teknologi pendidikan berdasarkan dan diarahkan pada asas keadilan dan pemerataan pendidikan, masih kurang merata khususnya sekolah-sekolah yang masih kekurangan sarana dan prasarana dan kurang perhatian dari pemerintah.

      Delete
  3. Pengembangan kurikulum hendaknya mengikuti asas2 pengembangan kurikulum dan disesuaikan dg kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  4. sebaiknya dalam pelaksanaan kurikulum harus diperhatikan asa-asa yang berlaku jangan sampai salah satu dari asas tidak diperhatikan. jika salah satu asas tidak dijalankan maka hasilnya akan tidak maksimal dalam pencapaian tujuan dari pelaksanaan kurikulum tersebut.

    ReplyDelete
  5. Menurut anda apakah k13 saat ini telah sesuai dengan kurikulum abad 21? Atau masih perlu pengembangan lebih lanjut?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih atas pertanyaannya. kurikulum dialakukan evaluasi dan direvisi dengan perbaikan yang menyesuaikan tuntutan zaman dan kondisi d lapangan. sampai sekarang pemerintah masih melakukan evaluasi dan revisi untuk perbaikan kurikulum 2013.

      Delete
  6. Konsep kurikulum yang bagaimana yang bagus di terapkan di pendidikan indonesia?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih atas pertanyaannya. Kurikulum yang baik seharusnya dirancang untuk mencapai tujuan pengembangan anak dalam berbagai aspek. Dalam Undang-undang pasal 3 nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) disebutkan bahwa : “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermanfaat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.
      Kurikulum yang baik adalah kurikulum yang dapat mengembangkan seluruh aspek potensi anak secara holistik. Artinya, proses pendidikan dengan menggunakan kurikulum tersebut harus mampu membentuk manusia utuh (whole person) yang cakap dalam menghadapi dunia yang penuh tantangan dan cepat berubah, serta mempunyai kesadaran spiritual bahwa dirinya adalah bagian dari keseluruhan (the person within a whole). Oleh karena itu, kurikulum yang baik harus dapat mengembangkan potensi yang ada pada anak, yang meliputi aspek fisik, emosi, sosial, keativitas, spiritual, dan akademik.

      Delete