Thursday, November 28, 2019

Semantic Network Pembelajaran Kimia


Semantic Network Pembelajaran Kimia Pada Materi Polimer


Semantik adalah pembelajaran tentang makna. Semantik biasanya dikaitkan dengan dua aspek lain: sintaksis, pembentukan simbol kompleks dari simbol yang lebih sederhana, serta progmatika, penggunaan praktis simbol oleh komunitas pada konteks tertentu. Semantik Network merupakan tehnik representasi dalam AI (Artificial Intelligence) klasik untuk informasi proposional, sehingga sering kali disebut sebagai poporsional network. Proposisi adalah pernyataan yang dapat bernilai benar atau salah dan merupakan bentuk pengetahuan deklaratif. Semantic network pertama kali dikembangkan untuk AI sebagai cara untuk mempresentasikan memori dan pemahaman bahasa manusia. 
Semantik network terdiri dari simpul dan busur. Simpul menyatakan objek, dan busur menyatakan links atau edge. Simpul digunakan untuk menggambarkan objek, konsep dan situasi yang ditunjukkan berupa lingkaran atau kotak, sedangkan busur digunakan untuk menyatakan hubungan antar simpul, ditunjukkan berupa tanda panah. Hubungan merupakan dasar penting dalam semantik network karena menyediakan struktur struktur dasar untuk pengorganisasian pengetahuan. Tanpa adanya hubungan, pengetahuan hanya menjadi kumpulan fakta yang tidak berelasi dan tidak ada artinya. Dengan hubungan, pengetahuan menjadi perpaduan struktur dengan pengetahuan lain yang dapat diambil kesimpulannya.
Kata semantik itu sendiri menunjukkan berbagai ide - dari populer yang sangat teknis. Hal ini sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menandakan suatu masalah pemahaman yang datang ke pemilihan kata atau konotasi. Masalah pemahaman ini telah menjadi subyek dari banyak pertanyaan formal, selama jangka waktu yang panjang, terutama dalam bidang semantik formal. Dalam linguistik, itu adalah studi tentang interpretasi tanda-tanda atau simbol yang digunakan dalam agen atau masyarakat dalam keadaan tertentu dan konteks. Dalam pandangan ini, suara, ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan proxemics memiliki semantik konten (bermakna), dan masing-masing terdiri dari beberapa cabang studi. Dalam bahasa tertulis, hal-hal seperti struktur ayat dan tanda baca menanggung konten semantik, bentuk lain dari bahasa menanggung konten semantik lainnya.
Studi formal semantik bersinggungan dengan banyak bidang penyelidikan lain, termasuk leksikologi, sintaksis, pragmatik, etimologi dan lain-lain, meskipun semantik adalah bidang yang didefinisikan dengan baik dalam dirinya sendiri, sering dengan sifat sintetis. Dalam filsafat bahasa, semantik dan referensi berhubungan erat. Bidang-bidang terkait termasuk filologi, komunikasi, dan semiotika. Studi formal semantik karena itu menjadi kompleks.
Berikut ini contoh semantik network dalam pembelajaran kimia pada materi polimer:
 


Menurut anda apakah Semantic Network tersebut sudah cukup sesuai sebagai sebuah pemikiran proses pembelajaran? dan kira-kira apa kekurangan dari Semantic Network pada pembelajaran kimia ini yang perlu ditambah agar lebih berkembang?