Berdasarkan video praktikum kimia tentang sublimasi sederhana menggunakan kapur barus,
dibuat beberapa indikator kreativitas dalam praktikum kimia yang mencakup lima
indikator berpikir kreatif yaitu problem sensitivity, fluency, flexibelity, originality dan elaboration. Pada pembuatan rubrik penilaian kreativitas pada
praktikum kimia, menggunakan link https://www.youtube.com/watch?v=9mgvBbRkYSs&t=119s
Keterampilan
Praktikum
|
Indikator
Kreativitas
|
Deskripsi
|
Kreativitas dalam
Praktikum
|
Soal
|
Jawaban
|
Jawaban Hasil Uji Coba
|
Sublimasi (pemilihan zat)
|
Problem sensitivity
|
Kemampuan mendeteksi, mengenali, dan memahami serta
menanggapi suatu pernyataan, situasi, atau masalah
|
Mengenali
jenis, sifat, dan karakteristik zat yang akan disublimasi
|
Sublimasi
merupakan
salah satu pemisahan zat-zat yang
mudah menyublim. Bila partikel penyusun suatu zat diberikan kenaikan suhu
maka partikel tersebut akan menyublim menjadi gas. Untuk mengetahui proses
sublimasi dari suatu zat maka terlebih dahulu perlu memilihan zat yang akan digunakan dalam proses sublimasi. Berdasarkan
pernyataan tersebut jawablah pertanyaan dibawah ini!
1. Bagaimana jenis, sifat, dan karakteristik zat yang akan
disublimasi?
|
Jenis, sifat, dan karakteristik zat
yang akan disublimasi:
Zat yang mengalami perubahan wujud yang padat ke gas tanpa
mencair terlebih dahulu. Pada tekanan normal, umumnya benda dan zat mempunyai
tiga bentuk yang berselisih pada suhu yang berbeda-beda. Pada kasus ini
transisi dari wujud padat ke gas membutuhkan wujud masa. Namun untuk beberapa
masa, wujudnya bisa langsung beralih, berganti, bersalin/bertukar ke gas
tanpa mesti mencair.
|
Jenis, sifat, dan
karakteristik zat yang akan disublimasi: Zat yang mengalami
perubahan wujud dari padat menjadi gas (menyublim).
(pada
detik ke 00:34 -00:38)
|
Fluency
|
Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan
|
Cekatan
dalam memilih zat
|
2. Hal apa yang perlu diperhatikan dalam memilih zat yang
akan disublimasi?
|
Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih zat
yang akan disublimasi:
Dalam proses dalam pemisahan
campuran ini secara sublimasi ialah dengan cara memanaskan zat padat yang
terlarut pada zat padat yang sehingga zat padat yang ingin kita ambil akan
berubah menjadi gas. Gas yang dihasilkan pun akan ditampung, yang kemudian
didinginkan kembali. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemisahan campuran
dengan menggunakan cara sublimasi ialah partikel yang bercampur harus memiliki
perbedaan titik didih yang besar sehingga kita dapat untuk menghasilkan uap
dengan tingkat yang kemurniannya pun tinggi.
|
Hal yang perlu diperhatikan
dalam memilih zat yang akan disublimasi:
Dapat
menggunakan zat yang mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan zat yang
akan digunakan mudah mengalami proses sublimasi atau perubahan wujud zat dari
padat menjadi gas.
(pada
detik ke 00:46-00:56)
|
|
Flexibility
|
Kemampuan untuk mengemukakan bermacam-macam pemecahan atau
pendekatan terhadap masalah
|
Cara
menjaga kondisi zat pada suhu tertentu
|
3. Bagaimana caranya menjaga kondisi zat yang mudah
menyublim?
|
Cara menjaga kondisi zat yang mudah menyublim:
Zat yang mudah menyublim
disebabkan karena peningkatan suhu. Sehingga diperlukan suhu yang rendah agar
zat tersebut tidak mudah menyublim. Misalnya, dengan memberikan es batu pada
bagian luar wadah yang akan menjaga suhu lingkungan dari wadah zat tersebut
agar suhu tidak mudah meningkat.
|
Cara menjaga kondisi zat yang
mudah menyublim:
Dengan
menambahkan es batu pada bagian atas wadah zat yang mudah menyublim agar
mengurangi peningkatan suhu yang menyebabkan zat berubah fasa dari padat
menjadi gas.
(pada
menit ke 02:17-02:35)
|
|
Originality
|
Kemampuan untuk mencetuskan
gagsan dengan cara-cara yang asli, tidak klise, dan jarang diberikan
kebanyakan orang
|
Memilih
wadah penyimpanan zat yang tepat
|
4. Bagaimana jenis wadah penyimpanan yang tepat untuk zat
yang mudah menyublim?
|
Jenis wadah penyimpanan yang tepat untuk zat
yang mudah menyublim:
Perawatan
padatan yang mudah menguap dan menyublim dapat dilakukan dengan menyimpan zat ini di dalam botol gelas atau plastik dengan tutup yang
rapat dan tidak terlalu penuh. Sisa
ruangan kosong kira-kira ¼ nya untuk kemudahan menyublim.
|
Jenis wadah penyimpanan yang
tepat untuk zat yang mudah menyublim: (tidak terdapat
dalam video)
|
|
Elaborations
|
Kemampuan
menambah suatu situasi atau masalah sehingga menjadi lengkap, dan merincinya
secara detail, yang didalamnya terdapat berupa tabel, grafik, gambar, model
dan kata-kata.
|
Mencadangkan
zat, dengan menggunakan zat lebih dari satu
|
5.
Zat apa saja yang dapat dijadikan sampel dalam percobaan sublimasi?
|
Zat yang dapat dijadikan sampel dalam percobaan sublimasi:
a. Kristal salju, merupakan wujud kristal air pada
kondisi padat. Kristal ini memiliki permukaan yang sangat tipis. Karena
tipisnya itu maka ketika terkena udara, kristal tersebut akan menjadi uap air
tanpa melalui proses mencair.
b. Pewangi ruangan padatan, ini hampir sama dengan yang terjadi pada
kapur barus dimana padatan akan menguap menjadi gas yang berbau wangi
c. Padatan Arsenik, dapat menyublim ketika dipanaskan.
d. Padatan iodine, ketika dipanaskan akan langsung
menyublim menjadi gas iodine yang berwarna ungu
|
Zat yang dapat dijadikan
sampel dalam percobaan sublimasi:(tidak terdapat
dalam video)
|
Kategori kemampuan berpikir kreatif:
Sangat Kreatif : Terdapat 5 indikator
berpikir kreatif dalam video (Skor 500)
Kreatif
:
Terdapat 4 indikator berpikir kreatif dalam video (Skor 400)
Cukup Kreatif
: Terdapat
3 indikator berpikir kreatif dalam video (Skor 300)
Kurang Kreatif
:
Terdapat 2 indikator berpikir kreatif dalam video (Skor 200)
Sangat
Kurang Kreatif : Terdapat 1 indikator berpikir kreatif
dalam video (Skor 100)
Berdasarkan video
percobaan sublimasi sederhana menggunakan kapur barus, dapat simpulkan bahwa terdapat 3 indikator
kreativitas yaitu problem sensitivity, fluency, dan flexibility. Sedangkan
untuk 2 indikator kreativitas
lainnya seperti originality dan elaborasi tidak terdapat pada
video tersebut. Sehingga, pada video percobaan ini dikategorikan Cukup Kreatif dengan skor yang
diperoleh 300 yang berarti pada video terdapat 3 indikator berpikir kreatif yaitu problem
sensitivity, fluency, dan flexibility.