Semantic Network Pembelajaran Kimia Pada Materi
Polimer
Semantik adalah pembelajaran
tentang makna. Semantik biasanya dikaitkan dengan dua aspek lain: sintaksis, pembentukan simbol kompleks
dari simbol yang lebih sederhana, serta progmatika, penggunaan praktis simbol
oleh komunitas pada konteks tertentu. Semantik Network merupakan tehnik
representasi dalam AI (Artificial Intelligence)
klasik untuk informasi proposional, sehingga sering kali disebut sebagai
poporsional network. Proposisi adalah pernyataan yang dapat bernilai benar atau
salah dan merupakan bentuk pengetahuan deklaratif. Semantic network pertama kali dikembangkan untuk AI sebagai cara untuk
mempresentasikan memori dan pemahaman bahasa manusia.
Semantik
network terdiri dari simpul dan busur. Simpul menyatakan objek, dan busur
menyatakan links atau edge. Simpul digunakan untuk menggambarkan objek, konsep
dan situasi yang ditunjukkan berupa lingkaran atau kotak, sedangkan busur
digunakan untuk menyatakan hubungan antar simpul, ditunjukkan berupa tanda
panah. Hubungan merupakan dasar penting dalam semantik network karena
menyediakan struktur struktur dasar untuk pengorganisasian pengetahuan. Tanpa
adanya hubungan, pengetahuan hanya menjadi kumpulan fakta yang tidak berelasi
dan tidak ada artinya. Dengan hubungan, pengetahuan menjadi perpaduan struktur
dengan pengetahuan lain yang dapat diambil kesimpulannya.
Kata semantik itu sendiri
menunjukkan berbagai ide - dari populer yang sangat teknis. Hal ini sering
digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menandakan suatu masalah pemahaman
yang datang ke pemilihan kata atau konotasi. Masalah pemahaman ini telah
menjadi subyek dari banyak pertanyaan formal, selama jangka waktu yang panjang,
terutama dalam bidang semantik formal. Dalam linguistik, itu adalah studi
tentang interpretasi tanda-tanda atau simbol yang digunakan dalam agen atau
masyarakat dalam keadaan tertentu dan konteks. Dalam pandangan ini, suara,
ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan proxemics memiliki semantik konten
(bermakna), dan masing-masing terdiri dari beberapa cabang studi. Dalam bahasa
tertulis, hal-hal seperti struktur ayat dan tanda baca menanggung konten
semantik, bentuk lain dari bahasa menanggung konten semantik lainnya.
Studi formal semantik bersinggungan dengan banyak
bidang penyelidikan lain, termasuk leksikologi, sintaksis, pragmatik, etimologi
dan lain-lain, meskipun semantik adalah bidang yang didefinisikan dengan baik
dalam dirinya sendiri, sering dengan sifat sintetis. Dalam filsafat bahasa, semantik dan referensi berhubungan erat. Bidang-bidang
terkait termasuk filologi, komunikasi, dan semiotika. Studi formal semantik karena itu
menjadi kompleks.
Berikut
ini contoh semantik network dalam pembelajaran kimia pada materi polimer:
Menurut anda
apakah Semantic Network tersebut sudah
cukup sesuai sebagai sebuah pemikiran proses pembelajaran? dan kira-kira apa
kekurangan dari Semantic Network pada pembelajaran kimia ini yang perlu
ditambah agar lebih berkembang?
