Pada
saat melakukan kegiatan praktikum, peserta didik dituntuk untuk memiliki kreativitas
selama proses praktikum berlangsung. Kreativitas peserta didik dalam melakukan
praktikum dapat dinilai dengan menggunakan instrument penilaian kreativitas
peserta didik khususnya pada praktikum kimia. Kreativitas dapat dijadikan
sebagai alat individu untuk mengekspresikan kreativitas yang dimiliki sebagai
hasil dari kemampuan berpikir kreatif merupakan kecakapan menggunakan akal
untuk menghasilkan ide, mencipta sesuatu yang baru, bernilai, baik bersifat
abstrak, nyata berupa ide atau gagasan, mencari makna dan penyelesaian masalah
secara inovatif. Kreativitas dengan aspek-aspek kemampuan berfikir kreatif
dapat dikembangkan dan digunakan dalam pengajuan atau pemecahan masalah. Kemampuan berpikir kreatif merupakan
kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan
maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan yang telah ada sebelumnya.
Sesuatu yang baru disini tidak harus berupa hasil/ ciptaan yang benar-benar
baru walaupun hasil akhirnya mungkin akan tampak sebagai sesuatu yang baru,
tetapi dapat berupa hasil pengembangan atau penggabungan dua atau lebih
konsep-konsep yang sudah ada.
Berikut ini merupakan tabel
indikator berpikir kreatif
Indikator
|
Perilaku
|
Berpikir lancar (fluency)
|
Mencetuskan banyak gagasan, jawaban, dan saran
dalam penyelesaian masalah
|
Bekerja lebih cepat dan melakukan lebih banyak
dari yang lain
|
|
Berpikir luwes (flexibility)
|
Dapat melihat masalah dari berbagai sudut
pandang yang berbeda
|
Dapat menerapkan konsep, sifat, atau aturan
dalam contoh pemecahan masalah
|
|
Menghasilkan gagasan yang bervariasi
|
|
Berpikir orisinil (originalty)
|
Mencetuskan masalah, gagasan atau hal-hal yang
tidak terpikirkan orang lain
|
Menciptakan ide-ide atau hasil karya yang
berbeda dan berusaha memikirkan cara-cara yang baru
|
|
Berpikir detail (elaboration)
|
Mengembangkan atau memperkaya gagasan orang
lain
|
Mencari arti yang lebih mendalam terhadap
jawaban atau pemecahan masalah dengan melakukan langkah-langkah yang
terperinci
|
|
Kepekaan (sensitivity)
|
Kecepatan mengajukan pertanyaan
|
Kecepatan menanggapi pertanyaan
|
|
Kecepatan menyimpulkan permasalahan yang sedang
dibahas.
|
Pada pembuatan kisi-kisi instrument
penilaian kreatif praktikum kimia digunakan lima indikator kreatif sebagai
contoh dalam pembelajaran kimia pembuatan kisi-kisi instrument mengenai praktikum sublimasi. Berikut link video
praktikum sublimasi:
Berikut ini merupakan kisi-kisi kreativitas dalam praktikum kimia
Indikator
kreatif
|
Problem
Sensitivity
|
Fluency
|
Flexibility
|
Originality
|
Elaborations
|
Deskripsi
|
Kemampuan mendeteksi, mengenali, dan memahami serta
menanggapi suatu pernyataan, situasi, atau masalah
|
Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan
|
Kemampuan untuk mengemukakan bermacam-macam pemecahan atau pendekatan terhadap masalah
|
Kemampuan untuk mencetuskan gagasan asli, tidak klise dan jarang diberikan
kebanyakan orang
|
Kemampuan menambah suatu situasi atau masalah
sehingga menjadi lengkap, dan merincinya
secara detail yang didalamnya terdapat tabel, grafik,
gambar, model dan kata-kata
|
Sublimasi
|
|||||
Pemilihan
zat
|
Mengenali jenis, sifat, dan karakteristik zat yang
akan disublimasi
|
Cekatan dalam memilih zat
|
Cara menjaga kondisi zat pada suhu tertentu
|
Memilih
wadah penyimpanan zat yang tepat
|
Mencadangkan zat, dengan menggunakan zat lebih
dari satu
|
apakah kisi-kisi instument ini akan efektif jika kita lakukukan di kelas dapa pembelajaran?
ReplyDeletekisi-kisi instrument penilaian praktikum kimia ini memasukkan skill lab berdasarkan video praktikum kimia sederhana. Jika diterapkan dalam pembelajaran kimia tentunya pada kegiatan praktikum yang memerlukan kreativitas dalam melakukan praktikum sehingga indikator kreativitas dapat terukur.
DeleteMenurut anda apakah kelima indikator berpikir kreatif tersebut dapat dikerjakan oleh siswa yang mempunyai kemampuan berpikir kreatif tingkat rendah? Jika tidak, ide kreatif apa yang ada tawarkan untuk mengatasi hal tersebut tanpa mengurangi arti dari kelima indikator tersebut!
ReplyDeleteMenurut saya kelima indikator berpikir kreatif tersebut dapat dikerjakan oleh siswa yang dianggap memiliki kemampuan berpikir kreatif yang rendah. Karena dengan penerapan indikator-indikator tersebut dapat melatih dan mengembangakan kemampuan berpikir kreatif siswa.
DeleteHal-hal apa yang anda pertimbangkan dalam pembuatan pertanyaan dari setiap indikator penilaian kreatif ?
ReplyDeletemenurut saya hal yang perlu diperhatikan dalam membuat pertanyaan dari indikator penilaian kreatif adalah skill apa yang ingin diukurpada suatu pembelajaran dan menyesuaikan dng tujuan pembelajaran.
DeleteYang menjadi pertimbangan dalam membuat pertanyaan dari setiap indikator tentu terlih dahulu dengan melihat dan menentukan skill lab, atau keterampilan dalam praktikum dan pertanyaan yang dibuat disesuaikan dengan indikator berpikir kreatif yang akan diukur.
DeleteTerimakasi windy, atas jawabannya. Saya setuju dengan jawaban windy, karena pertanyaan yang akan dijadikan alat ukur krativitas siswa mengacu pada keterampilan siswa dalam melakukan praktikum (skill lab) yang kemudian dijabarkan menjadi pertanyaan yang dirumuskan sesuai indikator berpikir kreatif yang akan diukur.
DeleteApa yg harus dipertimbangkan dalam penyusunan instrumen penilaian kretivitas?
ReplyDeleteHal yang harus dipertimbangkan adalah perumusan setiap kriteria dari skill lab berdasarkan indikator berpikir kreatif
DeleteSelain itu, menurut saya tujuan pembelajaran juga penting u tuk diperhatikan. Karna seharusnya instrumen di gunakan untuk mengukur ketercapaian dari tujuan.
Deletedalam penyusunan instrumen penilaian kreativitas yaitu perumusan setiap kriteria dari skill lab berdasarkan berpikir kreatif dan tujuan pembelajaran karena pengukuran/penilaian yang dilakukan untuk mengukur ketercapaian dari tujuan pembelajaran.
DeleteTerimakasih atas jawabannya windy, saya setuju bahwa hal yang perlu dipertimbangkan dalam menyusun instrumen penilaian kreativitas adalah perumusan setiap kriteria dari skill lab berdasarkan berpikir kreatif dan tujuan pembelajaran karena pengukuran/penilaian yang dilakukan untuk mengukur ketercapaian dari tujuan pembelajaran.
DeleteBerikan gagasan anda sendiri mengenai kisi-kisi yang anda buat ini, apakah dapat di terapkan dalam observasi atau pengamatan skill lab siswa untuk tingkat pertama?
ReplyDeleteMenurut saya bisa, tentunya pada pokok bahasan dan skill lab yang sama. Sublimasi dapat dilakukan dengan percobaan sederhana menggunakan kapur barus. Tentu harus didukung dengan fasilitas yang memadai.
DeleteBagaimana cara anda dalam menyusun kisi-kisi instrumen kreativitas diatas?
ReplyDeletedengan menentukan terlebih dahulu poko bahasan praktikum kimia, kemudian menentukan skill lab yang terdapat pada praktikum tersebut, memilih salah satu skill lab yang akan dirumuskan menjadi beberapa indikator berpikir kreatif, dan selanjutnya membuat pertanyaan.
Deleteapakah instrumen ini bisa digunakan disemua sekolah atau hanya disekolah tertentu? berikan penjelasan anda
ReplyDeleteDapat disekolah, namun dengan melihat terlebih dahulu fasilitas yang tersedia jika ingin mengamati psikomotor siswa dalam melakukan praktikum. namun jika yang akan diamati adalah kognitif berpikir kreatifnya maka dapat digunakan dan sebelum digunakan guru dapat membantu dan membimbing siswa untuk mengarahkan pada berpikir kreatif
DeleteDalam penyusunan kisi-kisi instrumen, apakah setiap aspek kegiatan memilki kesulitan yang sama atau berbeda dalam pembuatannya?
ReplyDeleteMenurut saya berbeda-beda tergantung indikator berpikir kreatif nya
Deleteapa kendala yang ditemui dalam menyusun kisi-kisi instrumen praktikum kreatif?
ReplyDeletemerumuskan kriteria atau aspek yang sesuai berdasarkan indikator berpikir kreatif dan skill lab yang dipilih
DeleteApakah kisi-kisi yang dikembangkan diatas bisa di implementasikan dalam kegiatan praktikum lain yang sejenis?
ReplyDeleteMenurut saya tidak, karena instrumen ini dibuat disesuaikan dengan skill lab yang akan diamati dan perumusan kriteria yang akan diamati juga tidak dapat digunakan pada kegiatan lain dengan pokok bahasan yang berbeda.
Delete